HO CHI MINH CITY, VIETNAM – Media OutReach Newswire – Ho Chi Minh City Development Commercial Bank (HDBank, kode saham: HDB) telah berhasil menerbitkan tranche kedua obligasi hijau internasional senilai US$50 juta kepada Dutch Entrepreneurial Development Bank (FMO) dan British International Investment (BII), lembaga pembiayaan pembangunan dan investor berdampak asal Inggris, sehingga menyelesaikan inisiatif obligasi hijau internasional senilai $100 juta pada tahun 2025.
Pengumuman ini disampaikan dalam “Upacara Pengungkapan Penerbitan Obligasi Hijau USD100 Juta” yang baru-baru ini digelar antara HDBank dan para investor obligasi hijaunya, termasuk FMO, BII, dan International Finance Corporation (IFC) – anggota World Bank Group, di hadapan Wakil Konsul Jenderal Belanda serta perwakilan Konsulat Jenderal Inggris di Ho Chi Minh City.
Obligasi tersebut terdiri dari $30 juta yang diterbitkan secara privat untuk FMO dan $20 juta untuk BII. Tranche pertama diterbitkan untuk IFC, yang memfasilitasi partisipasi FMO dan BII pada tranche kedua.
Obligasi ini memiliki jangka waktu tiga tahun, bersifat non-konvertibel dan tidak dijamin (unsecured), serta diterbitkan tanpa waran.
“Tujuan pembangunan berkelanjutan menjadi inti strategi HDBank, yang berfokus pada pemberian nilai terbaik bagi nasabah, mitra, dan komunitas. Inisiatif obligasi hijau internasional ini menandai tonggak penting dalam perjalanan kami untuk mencapai tujuan tersebut,” ungkap Nguyen Huu Dang, CEO HDBank, dalam keterangan, Senin (12/1/2026).
Penerbitan obligasi ini membantu mendiversifikasi sumber pendanaan HDBank, mendukung strategi pertumbuhan berkelanjutan, dan menciptakan fondasi bagi Perusahaan untuk terus menarik modal internasional tambahan untuk pembiayaan hijau, pembangunan berkelanjutan, dan inisiatif pembiayaan inklusif di Vietnam.
Hal ini pada gilirannya membantu nasabah mengakses modal untuk melaksanakan proyek energi surya, kendaraan listrik, bangunan hijau, dan solusi hemat energi lainnya.
Proyek yang dibiayai dari hasil obligasi hijau harus melalui proses penyaringan yang ketat, memenuhi persyaratan pengelolaan risiko lingkungan dan sosial, serta mematuhi kriteria kelayakan di bawah Kerangka Pembiayaan Berkelanjutan Bank. Proyek-proyek ini diperkirakan dapat mengurangi sekitar 102.000 ton CO₂ dalam 10 tahun, meningkatkan kualitas lingkungan, dan berkontribusi pada komitmen Vietnam menuju Net Zero 2050.
Weichuan Xu, pemimpin IFC untuk Financial Institutions Group di Vietnam, Kamboja, dan Laos, menyatakan bahwa penerbitan ini menandai langkah penting dalam memperluas portofolio pembiayaan iklim HDBank dan mendorong kemajuan ekonomi serta sosial di Vietnam.
“Dana yang terkumpul akan mendukung proyek-proyek yang mendorong industri berkelanjutan, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat komunitas,” tambahnya.
Perwakilan dari FMO dan BII juga menyoroti transaksi ini sebagai sinyal kuat dari kesiapan dan potensi ekosistem pembiayaan berkelanjutan Vietnam yang terus berkembang, sekaligus membantu menarik lebih banyak modal untuk proyek-proyek bertanggung jawab terhadap iklim.
Dengan pencapaian ini, HDBank memperkuat komitmennya terhadap pembiayaan berkelanjutan dan kemakmuran jangka panjang bagi nasabah, mitra, serta komunitas, sekaligus memperluas keberadaannya di peta keuangan global.
Keterangan Foto: Program obligasi hijau internasional HDBank memperkuat diversifikasi pendanaan dan mendukung inisiatif pembiayaan berkelanjutan, hijau, dan inklusif di Vietnam.
Recent Comments