HANOI, VIETNAM – Media OutReach Newswire – Rakyat dari seluruh Vietnam berkumpul di Pusat di Distrik Đông Anh untuk menghadiri pameran “80 Tahun Kemerdekaan – Kebebasan – Kebahagiaan.” Acara ini menghadirkan sejarah Vietnam, masyarakatnya, dan capaian terbaru dalam bentuk yang hidup, menarik puluhan ribu pengunjung hanya pada minggu pertama pembukaan.

Keterangan Foto: Pusat Pameran Nasional Vietnam di Hanoi, Vietnam.

Daya tarik utama ini berasal dari peran unik Pusat tersebut — tak hanya menjadi fasilitas terbesar sejenis di Asia Tenggara dengan luas hampir 90 hektar, tetapi juga menjadi simbol kebanggaan Vietnam; sebuah bangsa yang melewati dekade perang dan kesulitan, namun bangkit dengan pertumbuhan luar biasa sepanjang perjalanannya.

Selain skala besar dan arsitektur modernnya, Pusat mewujudkan aspirasi Vietnam akan integrasi internasional dan inovasi. Tempat ini menandai kesiapan Vietnam dalam menyelenggarakan konferensi, pameran, dan acara budaya kelas dunia — mendukung sektor pariwisata MICE (Meetings, Incentives, Conferences, Exhibitions) dan industri budaya yang terus berkembang. Yang tak kalah penting, ini adalah wujud visi Vingroup — konglomerat swasta terbesar di Vietnam — yang melihat Pusat sebagai “jembatan” penghubung perusahaan Vietnam dengan komunitas bisnis global lewat pameran dan perdagangan internasional.

Pembangunan infrastruktur modern untuk ibu kota ini dimulai setelah disetujuinya oleh Perdana Menteri pada 2015, dengan tujuan memenuhi kebutuhan acara skala besar. Lokasi proyek dipilih secara strategis di pintu masuk timur laut Hanoi, dengan akses mudah ke Bandara Internasional Nội Bài dan jalur transportasi utama, memudahkan para tamu domestik maupun internasional.

Nilai strategis lokasi ini semakin diperkuat oleh akan dibangunnya Jembatan Tu Liên, proyek infrastruktur kunci yang melintasi Sungai Merah — memberikan koneksi cepat antara pusat kota dan kompleks pameran. Hal ini akan memberikan keunggulan besar dalam hal aksesibilitas, menjadikan Pusat sebagai destinasi nyaman untuk acara nasional dan internasional berkelas besar.

Salah satu aspek yang menonjol adalah perpaduan tradisi dan modernitas. Pusat berdiri di atas tanah yang terkait erat dengan Kota Kuno Co Loa, situs sejarah yang lekat dengan legenda pendirian dan pertahanan Vietnam. Dalam waktu konstruksi percepatan kurang dari 10 bulan — setengah dari jadwal awal — kubah baja seberat 24.000 ton berhasil diselesaikan, menandai era baru standar konstruksi dan semangat inovasi infrastruktur di Vietnam.

Sorotan khusus adalah Balai Pameran Kim Quy, dengan kubah mengalir terinspirasi oleh legenda “Kura-Kura Emas” (Kim Quy) dalam folklore Vietnam. Motif spiral pada kubah, ditambah alun‑alun luas, taman, dan ruang pameran outdoor, memberikan identitas khas kompleks ini yang menyatukan tradisi dan kreativitas kontemporer.

“Skala dan modernitas ruang ini meyakinkan saya bahwa Vietnam siap menyelenggarakan acara internasional besar,” ungkap seorang pengusaha muda yang menghadiri pembukaan.

Mesin Baru untuk Ekonomi Event Vietnam

Kelangsungan Pusat Pameran Vietnam jauh melampaui simbolisme. Peluncurannya selaras dengan tren global industri event, yang semakin menjadi pendorong kuat pertumbuhan ekonomi. Menurut UFI (Global Association of the Exhibition Industry), setiap dolar yang dibelanjakan dalam pameran bisa menghasilkan dua hingga tiga kali lipat nilai tersebut lewat layanan terkait—akomodasi, transportasi, perdagangan, dan branding nasional.

Contohnya, Expo Dunia Shanghai 2010 menarik 73 juta pengunjung dan menghasilkan hampir US$2 miliar dalam waktu hanya enam bulan. Expo 2020 Dubai menarik lebih dari 24 juta pengunjung, memberikan kontribusi sekitar US$42 miliar bagi ekonomi UEA (2013–2042), serta menciptakan puluhan ribu lapangan kerja baru. Pasar global untuk event dan pameran diperkirakan terus tumbuh, mencapai sekitar US$63,75 miliar pada 2029.

Investasi Vingroup dalam pembangunan Pusat Pameran standar internasional di Đông Anh menunjukkan visi terhadap integrasi global. Prestasi ini menyelaraskan Vietnam dengan tren global, mendorong pertumbuhan industri kreatif, budaya, dan layanan berkualitas, serta menarik investasi internasional tambahan.

Proyek ini diperkirakan akan menyambut hingga 60 juta pengunjung setiap tahun ke Hanoi — sebagai pusat hiburan, seni, bisnis, dan jaringan global. Hadirnya Pusat Pameran Vietnam membantu negara ini menancapkan tempatnya di peta event regional, membuka babak baru dalam pembangunan, koneksi, dan integrasi.

Keterangan Foto: Produk teknologi dari Vingroup seperti VinRobotics dan VinMotion dipamerkan di pameran tersebut.

https://vingroup.net/en