SINGAPURA – Media OutReachDBLend, platform pinjaman uang digital berkisar pada kontrak pintar DeFi yang baru, telah menetapkan skema penambangan baru untuk pemegang token yang didukung penambangannya, DIBI. Menurut Leo,dari DBLend, dalam keterangannya, Rabu (23/09/2020), setiap komunitas yang memiliki total lebih dari 30 juta DIBI, akan memiliki program istimewa “satu komitmen, dua penambangan”.

“Pekan lalu kami meluncurkan serangkaian webinar tentang Indikator DBLend, untuk memecah jenis data yang dihasilkan DeFi, informasi ini dapat memberi tahu kami tentang sentimen pasar,” kata Leo.

Setelah anggota DAO DBLend memilih, program istimewa “satu komitmen, dua penambangan” akhirnya disetujui, jika ada masyarakat yang memiliki total lebih dari 30 juta DIBI, Anggota masyarakat yang juga pemilik DIBI ini bisa mendapatkan lebih banyak DIBI selama menambang DBL di bulan pertama, setelah penambangan dimulai.

Di bawah aturan program baru, penambang DBL yang memenuhi syarat dapat memperoleh pendapatan sebagai berikut:

  1. Algoritma Laba DBL

DBL (10 menit) = DIBI yang dijaminkan/DIBI yang dijaminkan secara total* DBL yang diberikan dari Tim Penambangan (10 menit)
(Sebagai token DBLend, DBL hanya dapat dikeluarkan dengan menambang dengan total 2,1 juta dan akan dikurangi setengahnya dari tahun ke tahun, Tidak diperlukan reservasi, tidak ada Pra-Penambangan. Satu-satunya cara untuk mendapatkan DBL adalah dengan berkomitmen pada token DIBI (Token dari Global DiBi Ecosystem) ke dalam kontrak pintar dan siklus pengembaliannya adalah 10 menit. Selain itu, pemilik DBL berhak memberikan suara dalam rapat umum pemegang saham DBLend. Penambangan DBL akan dimulai pada 27 September 2020).

  1. Algoritma Laba DIBI

1 Miliar DIBI dalam DIBI Mining Group diterbitkan dalam 30 hari.

DIBI (10 menit) = DIBI yang dijaminkan / DIBI yang dijaminkan seluruhnya * DIBI yang Diterbitkan dari Mining Pool (10 menit)

(Token DIBI adalah token yang mendasari DIBI Global Exchange. Memegang token DIBI tidak hanya memungkinkan untuk menukar semua hak dan kepentingan di seluruh Ekosistem Global DIBI, tetapi juga berpotensi untuk diapresiasi. Bursa global DIBI akan menggunakan 20% dari semua keuntungan untuk membeli kembali DIBI dan memastikan bahwa harga naik dengan menghancurkannya).

“Sulit bagi investor mata uang digital untuk mengikuti perubahan besar di pasar cryptocurrency, regulasi dan inovasi. Namun, itulah mengapa semakin banyak investor yang fokus pada Proyek Eksploitasi DeFi, terutama proyek berkualitas dan bernilai tinggi, seperti YFI, Curve, DBLend. Peserta tidak hanya dapat meraup untung tinggi melalui penambangan, tetapi juga mendapatkan berbagai hak dan manfaat dalam proyek dengan memegang token proyek untuk memenuhi kebutuhan mereka,” tutup Leo.

Informasi lebih detail dan terperinci silahkan kunjungi https://www.dblend.pro