SINGAPURA – Media OutReach – Menurut penelitian terbaru yang dilakukan oleh PropertyGuru Group, perusahaan teknologi properti terkemuka di Asia, pada 23 Oktober hingga 30 Oktober November tahun lalu, mengungkapkan kesalahpahaman utama warga Singapura seputar refinancing atau disebut pelunasan pinjaman dengan mengajukan pinjaman baru yang bunganya lebih rendah terkait pinjaman rumah.

Ketika ditanya tentang alasan untuk tidak membiayai kembali pinjaman rumah mereka, penelitian mengidentifikasi bahwa 45% orang Singapura merasa bahwa membiayai kembali hipotek mereka selama periode penguncian adalah keputusan yang tidak bijaksana, 34% merasa bahwa banyak upaya yang rumit untuk membiayai kembali hipotek mereka, sementara 21% mengemukakan kebutuhan untuk membayar ribuan dolar di muka menjadi salah satu faktor memberatkan saat melakukan refinancing.

“Semua temuan ini menunjukkan kesalahpahaman umum tentang refinancing hipotek di antara pemilik properti. Bertentangan dengan kebijaksanaan konvensional, mungkin ada situasi di mana refinancing selama periode penguncian atau biaya istirahat yang timbul mungkin masih masuk akal. Kami telah membantu pemilik rumah mencapai struktur pinjaman yang direvisi dengan pembayaran bulanan yang lebih rendah dan tabungan yang lebih tinggi dalam jangka panjang, meski harus dikenai biaya hukum subsidi clawback. Hal ini dapat dicapai dengan menyesuaikan analisis biaya-manfaat untuk menentukan apakah tabungan jangka panjang pemilik rumah lebih besar daripada biaya yang dikeluarkan untuk pinjaman mereka saat ini,” tutur Paul Wee, Direktur Utama (FinTech), PropertyGuru Group, dalam keterangannya, Senin (18/1/2021).

Saat pandemi ini, suku bunga bank komersial juga telah mencapai posisi terendah baru dalam sejarah, menjadi waktu yang tepat bagi pemilik rumah untuk meninjau komitmen keuangan mereka saat ini, termasuk pinjaman rumah, dan memastikan kesehatan ekonomi rumah tangga jangka panjang.

“Sama seperti melakukan pemeriksaan kesehatan rutin, sangatlah bijaksana untuk mengevaluasi kembali keuangan Anda secara berkala untuk memastikan bahwa cicilan memenuhi kebutuhan Anda secara optimal. Situasi setiap orang berbeda, begitu juga setiap rumah. Warga Singapura harus mengambil pendekatan strategis dan holistik untuk refinancing hipotek dengan mempertimbangkan faktor-faktor utama lainnya seperti situasi keuangan mereka saat ini, prospek pekerjaan, arus kas pribadi, dan bahkan rencana hidup,” tambah Paul.

Di balik penelitiani, PropertyGuru juga meluncurkan kampanye # Switch2Save” terbaru PropertyGuru Finance di Singapura, yang bertujuan untuk menjelaskan proses refinancing pinjaman rumah, sehingga mendorong warga Singapura untuk bertindak berdasarkan manfaat dari refinancing pinjaman rumah mereka, sehingga menghemat uang dalam jangka panjang.

“Memperoleh hipotek sering kali dikaitkan dengan ketidakpastian dan ketidakefisienan, serta dokumen berlebih, jargon industri, dan hasil cetak halus yang rumit. Melalui Kampanye # Switch2Save dari PropertyGuru membagikan manfaat mencari pinjaman rumah melalui PropertyGuru Finance, sebuah penasihat hipotek tepercaya gratis, mudah digunakan dan menyediakan layanan mandiri yang dipersonalisasi untuk keuntungan finansial jangka panjang konsumen yang lebih baik,” sambung Bjorn Sprengers, CMO & Kepala FinTech, PropertyGuru Group.

Sebagai bagian dari pendekatan pemasaran multi-saluran, dalam memperluas jangkauannya di antara konsumen, kampanye akan diluncurkan secara progresif melalui saluran media berbayar mulai dari 11 Januari 2021 hingga 31 Maret 2021.

Mengapa Memilih PropertyGuru Finance untuk Refinancing?

  • Tersedia lebih dari 140 harga menarik

PropertyGuru Finance bermitra dengan semua bank besar di Singapura, termasuk DBS, OCBC, Citibank, UOB, Standard Chartered, dan Maybank. Artinya, pemilik properti dapat memilih dari berbagai opsi pembiayaan kembali untuk mendapatkan harga dan promosi yang paling kompetitif. Data kepemilikan PropertyGuru juga digunakan untuk memantau penilaian rumah dan suku bunga secara teratur untuk membantu pemilik properti secara optimal mengatur waktu saat-saat pembiayaan kembali dan menikmati manfaat penuh dari keuntungan modal.

  • Memperoleh saran bukti masa depan dan menikmati transisi pinjaman rumah yang mulus

Karena PropertyGuru lembaga keuangan yang independen, tim Penasihat Keuangan Rumah berpengalaman dari PropertyGuru dapat menawarkan saran pribadi yang tidak bias, dan merekomendasikan paket pinjaman rumah yang tepat. Mereka kemudian akan menavigasi melalui pasar pinjaman rumah, melacak penilaian properti indikatif, mengirimkan aplikasi pinjaman rumah, dan berbagi pembaruan rutin tentang status aplikasi dengan pemilik rumah / homeseekers – benar-benar gratis.

  • Alat digital yang cerdas untuk menyederhanakan keuangan properti

Teknologi PropertyGuru menawarkan berbagai alat dan fitur pintar untuk setiap langkah perjalanan pembiayaan rumah, mulai dari memahami kelayakan pinjaman dan membandingkan pinjaman hingga mengajukan beberapa pinjaman online dengan mudah. Beberapa alat termasuk kalkulator keterjangkauan rumah, kalkulator pembiayaan kembali, dan tool perbandingan hipotek. Layanan ini memungkinkan pemilik properti untuk menggunakan layanan pembiayaan rumah dengan nyaman, aman, dan langsung online.

Switch2Save dengan PropertyGuru Finance di http://bit.ly/Switch2SavePGF sekarang juga!