Para ahli matematika dan tenaga klinis akan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) di bidang kesehatan untuk mendeteksi penyakit lebih dini dengan mengungkap pola-pola baru melalui pemeriksaan hitung darah lengkap (full blood count atau complete blood count).
SINGAPURA – Media OutReach Newswire – 26 Oktober 2026 – BloodCounts! merupakan proyek kesehatan pertama yang diselenggarakan oleh Cambridge Centre for Advanced Research and Education in Singapore (CARES) sepanjang 13 tahun sejarah pusat riset tersebut, dengan menggandeng mitra rumah sakit setempat, yaitu National University Health System (NUHS) dan SingHealth. Proyek ini akan memanfaatkan analisis canggih dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk mengungkap pola-pola baru dari pemeriksaan hitung darah lengkap (complete blood count/CBC)*, sekaligus membuka peluang untuk mendeteksi penyakit lebih dini di Singapura dan seluruh dunia.
Dipimpin oleh Profesor Weisi Lin dari Nanyang Technological University dan Profesor Michael Roberts dari University of Cambridge, BloodCounts! mempertemukan para peneliti dan tenaga klinis dari Singapura dan Inggris.
Sistem layanan kesehatan melakukan 10 juta pemeriksaan CBC setiap hari. Namun, sebagian besar informasi yang terkandung dalam pemeriksaan tersebut belum dimanfaatkan secara optimal, meskipun menyimpan sinyal medis yang berharga.
BloodCounts! akan menggunakan data pengukuran CBC untuk membangun model AI mutakhir guna menemukan perubahan-perubahan halus pada sel darah yang berkaitan dengan berbagai penyakit. Dengan demikian, perangkat prediktif ini dapat digunakan untuk mendukung diagnosis dini, memperkirakan perkembangan penyakit (prognosis), serta membantu pengambilan keputusan klinis. Nilai utama pendekatan ini terletak pada pemanfaatan informasi yang sudah dihasilkan melalui pemeriksaan rutin, tanpa menambah beban bagi pasien maupun tenaga klinis.
Penelitian ini akan dikembangkan berdasarkan konsorsium internasional yang terus berkembang. Konsorsium tersebut pertama kali dibentuk di Centre for Mathematical Sciences, University of Cambridge, dengan memanfaatkan data dari National Institute for Health and Care Research (NIHR) Biomedical Research Centre di Cambridge University Hospitals. Konsorsium ini kemudian berkembang pesat dengan melibatkan Biomedical Research Centres dari Barts Health Hospitals dan University College London Hospitals. Kini, Konsorsium BloodCounts! mencakup anggota dari pusat-pusat penelitian akademik di Belgia, Gambia, Ghana, India, dan Belanda. NUHS dan SingHealth bergabung dalam konsorsium tersebut sebagai mitra pertama dari Singapura.
Profesor Michael Roberts, Profesor Riset di Departemen Matematika Terapan dan Fisika Teoretis, University of Cambridge, mengatakan:
“Layanan kesehatan merupakan salah satu bidang paling menantang untuk mengembangkan penerapan AI. Kemitraan erat antara ahli matematika, tenaga klinis, dan insinyur perangkat lunak memungkinkan kami mengembangkan model AI yang berlandaskan matematika yang ketat, didasarkan pada praktik klinis di dunia nyata, serta dapat diakses secara terbuka oleh para peneliti di seluruh dunia. Dengan beroperasi dalam skala global dan melibatkan rumah sakit di Eropa, Afrika, dan Asia, kami memperoleh keragaman pasien yang diperlukan untuk membangun model AI yang adil dan setara.”
Dr. Lee Shir Ying, Kepala Divisi sekaligus Konsultan Senior Divisi Hematologi, Departemen Kedokteran Laboratorium, National University Hospital, mengatakan:
“Partisipasi NUHS membantu memastikan bahwa karakteristik populasi Singapura terwakili dalam kumpulan data internasional yang besar dan beragam, sehingga memperkuat kemampuan konsorsium untuk mengembangkan perangkat yang relevan bagi berbagai lingkungan layanan kesehatan. NUHS akan mendukung proyek ini melalui penyediaan data CBC dan data klinis yang andal serta telah dianonimkan, disertai masukan ilmiah dari para ahli di bidang hematologi, kedokteran laboratorium, onkologi, neurologi, dan informatika biomedis.”
Profesor Iain Tan, Wakil Kepala Kelompok Bidang Informatika Medis (Riset) SingHealth sekaligus Wakil Ketua Divisi Onkologi Medis di National Cancer Centre Singapore, mengatakan:
“SingHealth membantu menjembatani kesenjangan antara penemuan ilmiah dan dampak nyata dalam layanan kesehatan melalui infrastruktur data klinis yang tepercaya, kumpulan data layanan kesehatan multimodal yang kaya, keahlian klinis yang mendalam, serta kemampuan riset translasi yang kuat di bidang kanker, ilmu saraf, informatika klinis, dan kecerdasan buatan. Melalui BloodCounts!, kami bekerja sama dengan mitra internasional untuk mengungkap sinyal yang bermakna secara klinis dalam pemeriksaan hitung darah lengkap rutin, yang berpotensi mendukung deteksi penyakit lebih dini, pengelompokan risiko yang lebih akurat, serta perawatan yang lebih personal. Bersama-sama, tujuan kami adalah memperoleh nilai lebih besar dari data yang telah dihasilkan dalam perawatan rutin guna meningkatkan hasil kesehatan pasien.”
Tim peneliti akan menyelenggarakan acara peluncuran pada Kamis, 29 Oktober, untuk secara resmi bertemu dengan para peneliti, tenaga klinis, dan mitra proyek. Acara ini akan menjadi kesempatan untuk memahami tujuan proyek, kontribusi masing-masing mitra, rencana kegiatan yang akan dilaksanakan dalam beberapa bulan mendatang, serta dampak yang diharapkan terhadap sektor layanan kesehatan.
Sebagai pusat riset pertama University of Cambridge di luar Inggris, CARES memiliki posisi yang strategis dalam pengelolaan hibah penelitian dan kolaborasi internasional. Oleh karena itu, CARES secara alami menjadi institusi yang menaungi proyek BloodCounts! di Singapura. BloodCounts! memperoleh dukungan pendanaan yang besar dari National Research Foundation, Singapore (NRF), melalui inisiatif AI-for-Science (AI4S). Proyek ini menjadi salah satu dari delapan proyek yang terpilih dalam inisiatif pendanaan nasional tersebut untuk mempercepat penemuan ilmiah melalui pemanfaatan AI di berbagai bidang.
Catatan:
Pemeriksaan Complete Blood Count (CBC) juga dikenal di Inggris dan Singapura sebagai Full Blood Count (FBC), yaitu pemeriksaan hitung darah lengkap.
Media dipersilakan menghadiri acara peluncuran pada 29 Oktober. Untuk mengatur kehadiran atau wawancara dengan tim peneliti, silakan menghubungi kontak media, Ibu Olivia Lee.
Baca siaran pers NRF mengenai Peluncuran delapan proyek perdana di bawah program AI-for-Science (AI4S) senilai SGD$120 juta.
Lampiran A: Daftar Lengkap Peneliti Utama (PI) beserta Universitas dan/atau Institusi Afiliasi
Profesor Weisi Lin dari Nanyang Technological University dan Profesor Michael Roberts dari University of Cambridge merupakan Peneliti Utama Pemimpin (Lead Principal Investigators).
Peneliti utama lainnya tercantum berdasarkan urutan alfabetis, beserta universitas dan/atau institusi afiliasi masing-masing:
- Dr. Nicholas GLEADALL (University of Cambridge)
- Profesor Hui JI (National University of Singapore)
- Profesor Mickey KOH (St George’s Hospital, London; Advanced Cell Therapy and Research Institute, Singapore)
- Profesor Hwee Kuan LEE (A*STAR)
- Profesor Parashkev NACHEV (University College London Hospitals)
- Profesor Willem H. OUWEHAND (University of Cambridge)
- Profesor Carola-Bibiane SCHÖNLIEB (University of Cambridge)
- Dr. Suthesh SIVAPALARATNAM (Barts Health Hospitals, London)
- Dr. Chuen Wen TAN (SingHealth)
- Profesor Iain TAN (SingHealth)
Seluruh kolaborator tercantum berdasarkan urutan alfabetis, beserta universitas dan/atau institusi afiliasi masing-masing:
- Dr. Jason CHAN (SingHealth)
- Dr. Christopher Li-Hsian CHEN (National University of Singapore)
- Dr. Deidre Anne DE SILVA (SingHealth)
- Dr. Alagappan GHANDI (A*STAR)
- Dr. Boon Cher GOH (National University Health System)
- Dr. Shir Ying LEE (National University Health System)
- Dr. Tan Minh NGUYEN (National University of Singapore)
- Profesor Malini OLIVO (A*STAR)
- Dr. Carlum SHIU (Sysmex Asia Pacific Pte Ltd)
- Profesor Charles SWANTON (University College London Hospitals)
- Dr. Ryan Shea TAN (SingHealth)
- Dr. Joseph TAYLOR (Barts Health Hospitals, London)
- Profesor David WERRING (University College London Hospitals)
https://www.cares.cam.ac.uk/
https://www.linkedin.com/company/cambridge-centre-for-advanced-research-and-education-in-singapore-cares-/
Cambridge Centre for Advanced Research and Education in Singapore (CARES)
Cambridge Centre for Advanced Research and Education in Singapore (CARES) didirikan pada 2013 sebagai pusat penelitian pertama University of Cambridge di luar Inggris Raya. CARES merupakan bagian dari program CREATE (Campus for Research Excellence and Technological Enterprise). Saat ini, CARES menaungi beberapa bidang penelitian, khususnya dekarbonisasi, manufaktur farmasi, serta kesehatan dan potensi manusia. Sejak didirikan, pusat ini telah menjalin hubungan jangka panjang dengan universitas-universitas setempat, yaitu National University of Singapore dan Nanyang Technological University. Mitra internasionalnya kini juga mencakup berbagai universitas dan pusat penelitian dari Norwegia, Prancis, Jepang, dan Swiss.

Campus for Research Excellence and Technological Enterprise (CREATE)
CREATE (Campus for Research Excellence and Technological Enterprise) merupakan wadah kolaborasi internasional yang menaungi pusat-pusat penelitian yang didirikan oleh berbagai lembaga penelitian terkemuka dunia di satu lokasi di Singapura. Di CREATE, para peneliti dari berbagai disiplin ilmu dan latar belakang bekerja sama secara erat untuk melaksanakan penelitian mutakhir. Kolaborasi ini memperkuat aliran gagasan, pengembangan talenta, dan kemampuan penelitian, sehingga meningkatkan dinamika ekosistem Riset, Inovasi, dan Usaha (RIE) Singapura.
Informasi lebih lanjut mengenai CREATE dapat diperoleh melalui https://www.rgp.gov.sg/nrf-ar/create
National University Health System (NUHS)
National University Health System (NUHS) bertujuan mentransformasi cara penyakit dicegah dan ditangani melalui penemuan penyebab penyakit, pengembangan pengobatan yang lebih efektif melalui penelitian multidisiplin kolaboratif dan uji klinis, serta penciptaan teknologi dan sistem penyampaian layanan kesehatan yang lebih baik. Upaya ini dilakukan melalui kemitraan dengan berbagai pihak yang memiliki nilai dan visi yang sama.
Institusi yang tergabung dalam kelompok NUHS meliputi National University Hospital, Ng Teng Fong General Hospital, Jurong Community Hospital, Alexandra Hospital, serta Tengah General and Community Hospital yang akan datang. Kelompok ini juga mencakup tiga pusat spesialisasi nasional, yaitu National University Cancer Institute, Singapore (NCIS), National University Heart Centre, Singapore (NUHCS), dan National University Centre for Oral Health, Singapore (NUCOHS); National University Polyclinics (NUP); Jurong Medical Centre; serta tiga sekolah ilmu kesehatan di National University of Singapore (NUS), yaitu NUS Yong Loo Lin School of Medicine, termasuk Alice Lee Centre for Nursing Studies, NUS Faculty of Dentistry, dan NUS Saw Swee Hock School of Public Health.
Dengan institusi-institusi anggotanya berada di bawah satu struktur tata kelola bersama, NUHS menciptakan sinergi untuk memajukan bidang kesehatan melalui integrasi pelayanan pasien, pendidikan ilmu kesehatan, dan penelitian biomedis. Sebagai Sistem Kesehatan Regional, NUHS bekerja sama erat dengan berbagai mitra layanan kesehatan dan sosial di seluruh Singapura untuk mengembangkan dan melaksanakan program-program yang mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat dan aktif berpartisipasi, khususnya di wilayah barat Singapura.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi www.nuhs.edu.sg
SingHealth
SingHealth, kelompok layanan kesehatan publik terbesar dan terkemuka di Singapura, menempatkan pasien sebagai pusat dari seluruh kegiatan yang dilakukannya. Melalui jaringan rumah sakit akut, pusat spesialisasi nasional, poliklinik, dan rumah sakit komunitas, SingHealth menyediakan layanan kesehatan terintegrasi di setiap tahap kehidupan, mulai dari pencegahan dan diagnosis hingga pengobatan, rehabilitasi, serta pengelolaan kesehatan jangka panjang. SingHealth juga menawarkan keahlian multidisiplin dalam berbagai bidang spesialisasi.
Di luar lingkungan rumah sakit, SingHealth bermitra dengan penyedia layanan kesehatan komunitas agar masyarakat dapat menjaga kesehatan, memperoleh pemulihan, dan menjalani kehidupan yang sehat. Sebagai pusat medis akademik, SingHealth bermitra dengan Duke-NUS Medical School serta menjalin kolaborasi strategis lintas industri dan dunia akademik untuk memajukan penelitian, inovasi, dan pendidikan. Tujuan kami adalah mendorong hasil pelayanan kesehatan yang memberikan dampak nyata, meningkatkan pengalaman pasien, serta mentransformasi penyelenggaraan layanan kesehatan, baik di Singapura maupun di tingkat global.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi www.singhealth.com.sg
Anggota kelompok SingHealth
1. Rumah sakit (layanan spesialis tingkat tersier)
Singapore General Hospital, Changi General Hospital, Sengkang General Hospital, KK Women’s and Children’s Hospital, serta Eastern General Hospital (diperkirakan selesai dibangun sekitar 2029–2030).
2. Pusat spesialisasi nasional (layanan spesialis tingkat tersier)
National Cancer Centre Singapore, National Dental Centre Singapore, National Heart Centre Singapore, National Neuroscience Institute, dan Singapore National Eye Centre.
3. SingHealth Polyclinics (layanan kesehatan primer)
Bedok, Bukit Merah, Eunos, Marine Parade, Outram, Pasir Ris, Punggol, Sengkang, Tampines, Tampines North, serta Kaki Bukit (akan segera dibuka).
4. Rumah sakit komunitas SingHealth (perawatan tingkat menengah dan jangka panjang)
Sengkang Community Hospital, Outram Community Hospital, serta Eastern Community Hospital (diperkirakan selesai dibangun sekitar 2029–2030).
Recent Comments