JAKARTA, INDONESIA – Media OutReach Newswire – 22 Oktober 2026 – The New Asia Forum (NAF) 2026 bertujuan memobilisasi investasi senilai US$30 miliar di kawasan Asia Baru dengan memperkuat kemitraan strategis dan mempercepat eksekusi investasi. Forum ini diselenggarakan di bawah naungan Presiden Prabowo Subianto, dengan Danantara Indonesia sebagai mitra pendiri, dan akan berlangsung pada 3–4 Desember 2026 di Bali, Indonesia.
NAF 2026 dirancang sebagai platform berorientasi aksi yang menghubungkan investor global, pemimpin industri, dan pembuat kebijakan untuk memajukan peluang investasi di berbagai sektor strategis. Melampaui dialog ekonomi konvensional, forum ini berupaya menerjemahkan minat investasi menjadi komitmen konkret, struktur pembiayaan, dan hasil yang terukur.
Pahala Nugraha Mansury, Managing Director Global Relations & Communications di Danantara Indonesia, menekankan potensi Asia yang terus tumbuh dalam menarik modal global jangka panjang di tengah dinamika ekonomi dan geopolitik yang bergeser.
“Fokus kami adalah mendorong modal jangka panjang agar melihat banyaknya peluang investasi di berbagai negara Asia, karena di sinilah pusat gravitasi pertumbuhan berada. Hal ini akan memungkinkan pertumbuhan dalam skala besar, berlandaskan ASEAN dan didorong oleh Indonesia sebagai negara terbesar di ASEAN,” ujar Pahala.
Kawasan Asia-Pasifik saat ini menyumbang hampir 60% pertumbuhan ekonomi global. Namun, alokasi modal internasional jangka panjang ke kawasan ini masih di bawah potensinya, sehingga membuka peluang besar bagi kolaborasi investasi yang lebih luas.
NAF 2026 diharapkan dapat mempertemukan lebih dari 1.000 pemimpin global, menghadirkan lebih dari 100 pembicara, dan menggelar lebih dari 40 sesi yang melibatkan dana kekayaan negara (sovereign wealth fund), investor institusional, lembaga keuangan pembangunan, perusahaan multinasional, dan perwakilan pemerintah. Para pembicara terkemuka antara lain Presiden Indonesia Prabowo Subianto; Masayoshi Son, Chairman dan CEO SoftBank Group; Tshering Tobgay, Perdana Menteri Bhutan; Kathleen Quirk, Chief Executive Officer Freeport-McMoRan; Matteo Renzi, mantan Perdana Menteri Italia; dan Israfil Mammadov, Chief Executive Officer State Oil Fund of the Republic of Azerbaijan.
Forum ini akan mengikuti struktur dua hari: Discovery & Diligence pada 3 Desember, yang berfokus pada peluang investasi, studi kelayakan, dan struktur transaksi; serta Action & Execution pada 4 Desember, yang memajukan komitmen modal, kemitraan strategis, dan tonggak pencapaian implementasi.
Delapan sektor prioritas akan menjadi landasan pembahasan: sumber daya strategis dan hilirisasi; energi dan kelistrikan; mobilitas dan manufaktur canggih; infrastruktur digital dan AI; pangan dan agribisnis; perdagangan dan konektivitas; pariwisata dan ekonomi kreatif; serta pendidikan dan sumber daya manusia.
Sebagai mitra pendiri, Danantara Indonesia akan berpartisipasi sebagai ko-investor bersama mitra global, mendukung investasi di sektor-sektor strategis dan memperkuat peran Indonesia dalam transformasi ekonomi kawasan.
Melalui pendekatan yang berfokus pada transaksi, NAF 2026 bertujuan menghasilkan kesepakatan investasi awal, struktur pembiayaan yang bankable, dan tonggak implementasi yang terdefinisi dengan jelas. Komitmen investasi beserta kemajuannya akan dilacak pada penyelenggaraan-penyelenggaraan berikutnya untuk mendorong akuntabilitas, kesinambungan, dan dampak ekonomi yang nyata bagi Indonesia dan kawasan yang lebih luas.
Recent Comments