Dari budaya di tepi Sungai Mekong di Vientiane hingga pegunungan dan petualangan di Vang Vieng, Amari mengajak wisatawan menikmati Laos dengan ritme perjalanan yang lebih santai.

VIENTIANE, LAOS – Media OutReach Newswire – 1 Oktober 2026 – Amari mengajak wisatawan internasional untuk menjelajahi dua sisi Laos yang sangat kontras dalam satu perjalanan, dengan memadukan budaya, kuliner, dan kehidupan santai di tepi sungai dari ibu kota Vientiane, dengan lanskap pegunungan yang dramatis serta petualangan luar ruang di Vang Vieng.

Terhubung melalui jalur kereta api, kedua destinasi tersebut menawarkan pilihan perjalanan dua pusat (twin-centre itinerary) yang menarik bagi wisatawan yang ingin menikmati lebih banyak sisi Laos di luar perjalanan wisata konvensional. Amari Vientiane dan Amari Vang Vieng menjadi basis akomodasi di kedua ujung perjalanan, memungkinkan para tamu berpindah dari kehidupan di tepi Sungai Mekong menuju pegunungan kapur dan perairan yang mengelilingi Sungai Nam Song.

Pengalaman tersebut mencerminkan pendekatan berbeda dalam menjelajahi Laos, yaitu bepergian dengan ritme yang memberikan ruang untuk menikmati kuliner lokal, berinteraksi dalam kehidupan sehari-hari, serta menemukan hal-hal baru secara spontan, di samping mengunjungi berbagai atraksi yang sudah lebih dikenal.

Ibu Kota yang Paling Nikmat Dijelajahi Perlahan

Vientiane mungkin merupakan ibu kota sekaligus pusat ekonomi dan budaya Laos, tetapi daya tariknya tidak hanya terletak pada berbagai landmark utamanya. Pesona kota ini juga hadir melalui suasananya yang santai dan tidak tergesa-gesa.

Wisatawan dapat mengunjungi berbagai ikon seperti Pha That Luang, Patuxai, dan Wat Si Saket, sembari meluangkan waktu untuk menjelajahi pasar-pasar lokal, menemukan kafe-kafe kecil, mencicipi kopi Laos, bersepeda menyusuri jalan-jalan yang lebih tenang, serta menyaksikan kota mulai hidup di tepi Sungai Mekong ketika sore beranjak malam.

Kuliner menjadi jendela lain untuk mengenal destinasi ini, mulai dari hidangan mi dan ikan sungai yang ditangkap secara lokal hingga berbagai masakan yang dibumbui dengan rempah serta bahan-bahan khas setempat. Bahkan interaksi sederhana—seperti sapaan “Sabaidee”, percakapan di pasar, atau rekomendasi dari warga lokal—dapat menjadi bagian dari pengalaman perjalanan.

Terletak di jantung kota, tepat di tepi Sungai Mekong, Amari Vientiane menempatkan para tamu dekat dengan berbagai pengalaman tersebut, sekaligus menyediakan tempat untuk beristirahat dan menjauh sejenak dari hiruk-pikuk ibu kota.

Berjarak sekitar 4,8 kilometer dari Bandara Internasional Wattay, hotel ini menawarkan 242 kamar dan suite, lengkap dengan kolam renang, pusat kebugaran, dan Breeze Spa.

Pengalaman bersantap di hotel juga menghadirkan lebih banyak elemen khas destinasi tersebut. Amaya Food Gallery memadukan hidangan internasional dan Thailand dengan berbagai menu yang dipengaruhi cita rasa serta bahan-bahan khas Laos.

Saat malam tiba, Stellar Rooftop Bar menawarkan sudut pandang lain untuk menikmati ibu kota, dengan pemandangan ke arah sungai ketika matahari terbenam dan Vientiane mulai memasuki suasana malamnya.

Dari Budaya Ibu Kota Menuju Petualangan Vang Vieng

Pengalaman berubah secara drastis ketika tiba di Vang Vieng. Perjalanan dari Vientiane menuju Vang Vieng dengan kereta api memungkinkan wisatawan meninggalkan kuil, pasar, dan kehidupan di tepi Sungai Mekong untuk menikmati pegunungan kapur, gua-gua, perairan, serta berbagai petualangan luar ruang.

Berada di tepi Sungai Nam Song, Amari Vang Vieng menjadikan lanskap alam di sekitarnya sebagai bagian utama dari pengalaman menginap. Lebih dari 160 kamar kontemporer di hotel ini menghadirkan detail yang terinspirasi dari kerajinan khas Laos, dengan pemandangan mengarah ke pegunungan dan pedesaan di sekitarnya.

Destinasi ini menawarkan cara yang sangat berbeda untuk menikmati Laos.

Wisatawan dapat berkayak menyusuri Sungai Nam Song, menjelajahi gua-gua, menikmati pemandangan dari ketinggian, atau sekadar menghabiskan waktu dikelilingi panorama alam Vang Vieng yang begitu memukau.

Setelah seharian beraktivitas di alam terbuka, para tamu dapat kembali ke hotel untuk bersantai dan menikmati hidangan dengan latar belakang pemandangan pegunungan dan sungai.

Dua Destinasi, Satu Perjalanan Menjelajahi Laos

Secara bersama-sama, Vientiane dan Vang Vieng menunjukkan betapa dramatisnya perubahan karakter Laos dalam satu perjalanan.

Di Vientiane, pengalaman berpusat pada budaya, kuliner, kuil, dan kehidupan sehari-hari di sepanjang Sungai Mekong. Sementara di Vang Vieng, pegunungan, perairan, dan berbagai aktivitas luar ruang menjadi daya tarik utama.

Namun, kedua destinasi tersebut sama-sama cocok untuk gaya perjalanan yang mendorong wisatawan tinggal lebih lama di suatu destinasi, alih-alih terburu-buru berpindah dari satu objek wisata ke objek wisata lainnya.

Melalui filosofi “More of What You Love”, kedua hotel Amari tersebut berupaya menghubungkan pengalaman menginap secara lebih dekat dengan lingkungan dan destinasi di sekitarnya—melalui kuliner, relaksasi, kesehatan dan kebugaran, interaksi dengan masyarakat lokal, serta berbagai pengalaman yang mendorong para tamu untuk menjelajah lebih jauh di luar hotel.

Bagi wisatawan, hasilnya adalah kesempatan untuk melihat dua wajah Laos yang berbeda dalam satu perjalanan: dimulai dari pesona ibu kota yang tenang dan sederhana, kemudian mengubah ritme perjalanan di tengah lanskap spektakuler Vang Vieng.

Karena terkadang, cara paling berkesan untuk mengenal sebuah destinasi bukanlah dengan melihat lebih banyak tempat, melainkan dengan memberikan lebih banyak waktu untuk benar-benar mengalaminya.