Memperkenalkan AI Comic Storyboard Photo Booth pertama di Singapura, Cheese Effects menempatkan para tamu sebagai bagian dari narasi komik yang dapat disesuaikan. Dengan memadukan karakter komik yang dihasilkan AI dengan alur cerita, karya seni, dan pencitraan merek yang disesuaikan, setiap foto diubah menjadi storyboard yang dipersonalisasi dan dapat tersedia dalam format digital maupun cetak.

SINGAPURA – Media OutReach Newswire – 22 September 2026 – Sebuah jepretan dari photo booth kini dapat diubah menjadi petualangan komik yang dipersonalisasi. Cheese Effects, perusahaan photo booth asal Singapura, secara resmi meluncurkan AI Comic Storyboard Photo Booth pertama di negara tersebut pada Juli 2026, yang memadukan alur kerja yang dikembangkan secara internal dengan personalisasi berbasis AI untuk menghasilkan storyboard yang menampilkan para tamu sebagai tokoh utama hanya dalam hitungan detik.

Keterangan Foto: Cara kerja AI Storyboard Photobooth

Menulis Ulang Pengalaman Photo Booth dengan AI

Dengan tingkat adopsi AI di kalangan usaha kecil dan menengah (UKM) di Singapura meningkat dari 4,2% pada 2023 menjadi 14,5% pada 2024, menurut IMDA, teknologi ini semakin banyak digunakan di tingkat lokal. Cheese Effects melihat semakin banyak permintaan untuk konsep photo booth berbasis AI yang dapat disesuaikan dengan berbagai acara, kampanye, dan merek. Hal tersebut mendorong perusahaan mengembangkan format storyboard orisinal yang menempatkan para tamu sebagai tokoh utama dalam sebuah alur cerita komik. Berdasarkan riset pasar yang dilakukan perusahaan, saat diluncurkan, belum ada konsep lain yang benar-benar setara secara langsung di pasar lokal.

Babak Baru Photo Booth Interaktif

AI Comic Storyboard Photo Booth melengkapi berbagai konsep interaktif milik Cheese Effects, termasuk Face Tag Photo Booth, AI Cartoon Mood Sticker Photo Booth, dan Neon Scribble Video Booth. Dalam pengalaman komik ini, sistem menggunakan alur kerja tiga lapis yang mengidentifikasi karakter utama, menghasilkan versi tamu dalam gaya komik, kemudian menggantikan karakter asli dengan sosok tamu tersebut. Setiap storyboard dapat dihasilkan dalam waktu sekitar 10 hingga 20 detik.

Klien dapat menyesuaikan alur cerita, tata letak, karya seni, karakter, prompt AI, pencitraan merek, serta arahan visual, sehingga membuka peluang yang hampir tidak terbatas untuk menciptakan storyboard dan konsep kampanye baru.

“Kami ingin membawa photo booth AI melampaui sekadar transformasi gambar dengan menjadikan para tamu sebagai bagian dari cerita. AI Comic Storyboard memberikan cara yang sangat dapat disesuaikan bagi merek dan penyelenggara acara untuk menciptakan pengalaman tamu yang personal dan berkesan,” ujar Alson Ong, Pendiri Cheese Effects.

Peluncuran ini mencerminkan ekspansi berkelanjutan Cheese Effects dari photo booth tradisional menuju pengalaman acara interaktif yang didukung teknologi AI.

Tentang Cheese Effects

Cheese Effects adalah perusahaan photo booth di Singapura yang menyediakan solusi photo booth foto dan video yang dapat disesuaikan untuk acara korporat maupun pribadi. Perusahaan ini menawarkan layanan pencetakan dan berbagi foto secara instan, fotografi acara, berbagai konsep photo booth interaktif, serta pengalaman yang didukung teknologi AI.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi https://cheeseeffects.sg/