Solcis memperluas guardrail keamanan terbuka seperti NVIDIA OpenShell dan AGT dari Microsoft dengan kontrol yang dibutuhkan para profesional kepatuhan, dalam sebuah platform yang dibangun untuk dapat di-hosting sendiri (self-hosted).
SINGAPURA – Media OutReach Newswire – 21 Oktober 2026 – Solcis, perusahaan yang berdiri sebagai hasil pemisahan usaha (spin-out) dari 6clicks, hari ini meluncurkan Solcis Compliance Studio dan Solcis Policy Engine. Kedua produk ini memungkinkan organisasi mengubah kebijakan dan kewajiban kepatuhan mereka menjadi aturan yang dapat ditegakkan oleh sistem kecerdasan buatan (AI), memeriksa setiap tindakan yang dilakukan agen AI terhadap aturan tersebut secara langsung saat tindakan berlangsung, serta menyimpan catatan yang dapat menunjukkan adanya perubahan atau manipulasi untuk keperluan auditor dan regulator. Solcis terintegrasi dengan mesin penegakan aturan saat runtime yang tersedia secara terbuka, seperti NVIDIA OpenShell dan Agent Governance Toolkit (AGT) dari Microsoft.
Ketika organisasi mulai memanfaatkan agen AI untuk menjalankan berbagai tugas, mereka harus mampu menunjukkan bahwa setiap tindakan otomatis memenuhi kewajiban yang sama seperti aktivitas bisnis lainnya. Saat ini, hal tersebut masih sulit dibuktikan. Solcis hadir untuk menjembatani kesenjangan tersebut dalam berbagai bidang, termasuk keamanan siber, privasi, kejahatan keuangan, perilaku bisnis, dan regulasi kehati-hatian (prudential regulation).
Solcis Compliance Studio
Solcis Compliance Studio merupakan platform bagi tim kepatuhan untuk menetapkan, menjalankan, dan membuktikan kepatuhan agen AI mereka. Studio memiliki enam kemampuan utama:
1. Siklus hidup dan penyusunan kebijakan (Policy Lifecycle and Authoring): Mengubah kewajiban kepatuhan menjadi kebijakan penegakan aturan serta mengelolanya melalui proses penerapan dan pembaruan.
2. Buku besar bukti universal (Universal Evidence Ledger): Menghimpun hasil dari setiap titik penegakan aturan ke dalam satu catatan terpadu yang dapat menunjukkan adanya perubahan atau manipulasi.
3. Pengelolaan model kepatuhan (Compliance Model Management): Merekomendasikan model bahasa kecil (Small Language Model/SLM) yang paling sesuai untuk setiap kebijakan berdasarkan hasil tolok ukur kepatuhan.
4. Pembelajaran dan deteksi penyimpangan (Learning and Drift Detection): Meningkatkan kualitas kebijakan dari waktu ke waktu berdasarkan keputusan yang diamati dan penilaian manusia, sekaligus mendeteksi penyimpangan pada kontrol maupun perilaku agen AI.
5. Cakupan kepatuhan dan analitik (Compliance Coverage and Analytics): Menyediakan laporan kesiapan audit mengenai kondisi kepatuhan organisasi, termasuk identifikasi agen AI yang digunakan.
6. Integrasi (Integrations): Menghubungkan platform dengan sistem tata kelola, risiko, dan kepatuhan (GRC), manajemen informasi dan peristiwa keamanan (SIEM), serta sistem tiket, termasuk 6clicks, ServiceNow IRM, dan Archer.
Solcis Policy Engine
Organisasi dapat menegakkan kebijakan yang dibuat melalui Studio menggunakan NVIDIA OpenShell, AGT dari Microsoft, atau Solcis Policy Engine, yaitu mesin penegakan aturan terbuka milik Solcis yang dirancang untuk menangani kepatuhan umum dan aturan bisnis. Policy Engine menghasilkan keputusan dalam waktu kurang dari 200 milidetik dengan menggabungkan dua jenis pemeriksaan:
1. Pemeriksaan deterministik (Deterministic Checks): Menerapkan aturan tetap yang selalu menghasilkan keputusan sama untuk masukan yang sama. Pendekatan ini memberikan jawaban yang konsisten dan didukung bukti sehingga dapat diulang dan diverifikasi oleh regulator maupun auditor.
2. Pemeriksaan berbasis inferensi (Inference-Based Checks): Memanfaatkan AI untuk menilai konteks dan menangani kasus ambigu yang tidak dapat dicakup oleh aturan tetap. Pemeriksaan ini diarahkan ke model bahasa kecil (SLM) berbasis AI yang paling sesuai untuk tugas tersebut.
Setiap tindakan agen AI selama proses operasionalnya memperoleh keputusan Izinkan (Allow), Tolak (Deny), atau Eskalasi (Escalate), disertai tingkat keparahan. Keputusan diberikan secara langsung di dalam alur kerja tanpa memperlambat kinerja agen. Penegakan keputusan dilakukan melalui Solcis SDK yang ditempatkan dalam jalur tindakan sistem AI, atau melalui Solcis Gateway pada titik akhir model, alat, dan MCP.
“Sebagian besar organisasi mengetahui apa yang tercantum dalam regulasi dan apa yang dilakukan oleh sistem mereka, tetapi tidak mengetahui bagaimana keduanya saling terhubung,” ujar Anthony Stevens, CEO sekaligus salah satu pendiri Solcis. “Platform Solcis menghubungkan seluruh proses tersebut, mulai dari kewajiban, kebijakan, penegakan aturan, hingga bukti. Bagi organisasi yang paling membutuhkan kemampuan ini, menjaga seluruh rangkaian proses tersebut tetap berada di dalam infrastruktur mereka sendiri bukan sekadar pilihan, melainkan keharusan yang tidak dapat ditawar.”
Dirancang untuk Kedaulatan Data, Kini Tersedia
Solcis dirancang khusus untuk dihosting dan dijalankan sendiri oleh organisasi (self-hosted), sehingga mereka memiliki kendali penuh atas beban kerja kepatuhan AI, model, dan data mereka. Tidak ada informasi yang diproses Solcis, mulai dari kebijakan hingga log keputusan, yang keluar dari lingkungan organisasi tersebut.
Kedua produk kini tersedia secara langsung melalui Solcis maupun melalui mitra. Mulai November 2026, keduanya juga akan tersedia melalui marketplace Microsoft, AWS, Google Cloud, Oracle, NVIDIA, dan Red Hat.
Compliance Studio ditawarkan melalui model langganan atau lisensi permanen, tanpa penghitungan biaya berdasarkan volume penggunaan. Sementara itu, Policy Engine dirilis di bawah Functional Source License, sehingga kode sumbernya terbuka untuk diaudit.
Pelajari lebih lanjut di solcis.ai.
Solcis, Solcis Compliance Studio, dan Solcis Policy Engine merupakan merek dagang Solcis Pty Ltd.
NVIDIA dan NVIDIA OpenShell merupakan merek dagang NVIDIA Corporation di Amerika Serikat dan negara-negara lainnya. Microsoft merupakan merek dagang milik grup perusahaan Microsoft. Semua merek dagang lainnya merupakan hak milik masing-masing pemiliknya.
https://solcis.ai/
https://www.linkedin.com/company/solcis-ai-compliance

Tentang Solcis
Solcis mengembangkan perangkat lunak kepatuhan AI berdaulat yang dapat dihosting dan dikendalikan sendiri oleh organisasi, dengan misi mendukung para auditor dan regulator yang bertugas meminta pertanggungjawaban organisasi tersebut. Berdiri sebagai hasil pemisahan usaha dari 6clicks, Solcis menawarkan dua produk: Solcis Compliance Studio, yang terintegrasi dengan lingkungan runtime AI yang tersedia untuk publik, seperti NVIDIA OpenShell dan Agent Governance Toolkit dari Microsoft; serta Solcis Policy Engine, mesin milik Solcis yang dirancang untuk menangani kepatuhan umum dan aturan bisnis.
Recent Comments