WUXI, CHINA – Media OutReach Newswire – 2 November 2026 – World Internet of Things Expo 2026 resmi dibuka pada Sabtu di Wuxi, sebuah kota di wilayah timur China. Pameran ini berfokus pada semakin berkembangnya integrasi antara kecerdasan buatan (AI) dan Internet of Things (IoT).

Pameran tahun ini mengangkat tema pengembangan konektivitas cerdas serta potensinya dalam menciptakan manfaat bersama. Berbagai inovasi yang ditampilkan menunjukkan bagaimana perangkat yang saling terhubung kini berkembang melampaui sekadar mengumpulkan dan mengirimkan data, menjadi perangkat yang mampu menganalisis informasi, mengambil keputusan, hingga melakukan tindakan secara mandiri.
Pihak penyelenggara menyampaikan bahwa pameran ini mencakup area seluas lebih dari 50.000 meter persegi dan diikuti oleh lebih dari 400 perusahaan dari hampir 20 negara dan wilayah. Berbagai produk unggulan yang dipamerkan meliputi sensor pintar, teknologi Internet of Things berbasis satelit, robot dengan kemampuan kecerdasan buatan yang diwujudkan secara fisik (embodied AI), serta perangkat pintar generasi terbaru. Teknologi tersebut memiliki penerapan di berbagai sektor, mulai dari manufaktur, transportasi, hingga kehidupan sehari-hari.
Salah satu tema utama dalam pameran tahun ini adalah hubungan yang semakin erat antara Internet of Things dan kecerdasan buatan. Sensor memungkinkan perangkat untuk mengenali dan memahami kondisi di sekitarnya, jaringan memfasilitasi pertukaran informasi, sementara sistem AI membantu menginterpretasikan data dan menentukan respons yang tepat.
Berbagai produk yang dipamerkan mencakup teknologi robotika, sistem visi mesin (machine vision), serta model AI untuk sektor industri. Perusahaan internasional seperti Bosch dan Siemens turut menampilkan teknologi mereka bersama sejumlah perusahaan teknologi asal China. Kehadiran berbagai perusahaan tersebut menyoroti peluang kerja sama di berbagai bagian rantai pasok industri.
Bagi Wuxi, yang dikenal memiliki basis industri manufaktur yang kuat, pameran ini juga memberikan gambaran mengenai upaya kota tersebut dalam meningkatkan dan memodernisasi perekonomian industrinya.
Sejak ditetapkan sebagai zona percontohan nasional untuk inovasi jaringan sensor pada 2009, Wuxi terus mengembangkan industri Internet of Things. Berdasarkan data yang tersedia untuk publik, pendapatan perusahaan-perusahaan IoT berskala besar di kota tersebut mencapai 318,4 miliar yuan atau setara dengan 44,7 miliar dolar AS pada 2025.
Kapabilitas Wuxi yang telah berkembang dalam bidang sensor, sistem internet industri, dan kendaraan terkoneksi kini semakin diperluas ke sektor kecerdasan buatan dan robotika.
Transformasi tersebut juga mendapat dukungan kebijakan pemerintah. Rencana aksi tiga tahun yang dirilis Provinsi Jiangsu pada tahun ini menetapkan Wuxi sebagai pusat strategi pengembangan industri IoT di wilayah tersebut. Kebijakan ini juga mendorong integrasi yang lebih mendalam antara teknologi IoT dan AI, khususnya dalam proses inti produksi industri.
Bagi perusahaan-perusahaan peserta, pameran ini tidak hanya menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk-produk terbaru. Ajang tersebut juga menyediakan platform untuk menjalin hubungan dengan perusahaan manufaktur, mengidentifikasi calon mitra bisnis, serta menjajaki peluang kerja sama internasional.
Recent Comments