PARIS, FRANCIS– Media OutReach Newswire – 27 Oktober 2026 –Pada 14–15 Oktober 2026, upacara penganugerahan INPD Award 2026 diselenggarakan di Carrousel du Louvre, Paris, Prancis. OSM berhasil meraih penghargaan perdana “INPD Leading Grand Prize 2026” tahun ini dan menerima hadiah khusus sebesar 1 juta RMB. Selain itu, OSM juga memenangkan Penghargaan Bahan Baku Inovatif (Innovative Raw Material Award) berkat bahan inti Zhenbaiyin yang dikembangkan sendiri oleh perusahaan.

Diselenggarakan bersamaan dengan COSMETIC 360, konferensi tingkat tinggi tahun ini mengusung tema tahunan “REGENERATIONS”. Acara tersebut memfasilitasi pertukaran pengetahuan antara merek-merek kecantikan Tiongkok dan pelaku industri global melalui pameran inovatif, pemberian penghargaan, pidato utama, serta diskusi meja bundar.
Yang Anquan, Presiden OSM Holding Group yang juga dikenal sebagai “Uncle Pearl”, menyatakan dalam pidatonya bahwa penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas dedikasi sepanjang hidup pendiri perusahaan, Shen Zhirong, yang dijuluki “Grandpa Pearl”, terhadap satu jenis mutiara. Penghargaan tersebut juga mengakui upaya konsisten merek ini selama hampir enam dekade serta komitmennya terhadap prinsip pengembangan jangka panjang.
Hampir 60 Tahun Dedikasi untuk Membangun Rantai Industri Mutiara yang Terintegrasi
Berakar di Deqing, Zhejiang, sebuah wilayah dengan sejarah budi daya mutiara selama lebih dari 800 tahun, OSM secara bertahap membangun rantai industri mutiara yang terintegrasi. Rantai ini mencakup budi daya yang ramah lingkungan, ekstraksi bahan aktif, penelitian dan pengembangan formula, manufaktur cerdas, hingga penjualan. OSM mengintegrasikan pemanfaatan sumber daya tradisional dengan penelitian perawatan kulit modern.
Menurut perusahaan, OSM mengembangkan metode budi daya ramah lingkungan melalui model “simbiosis kerang dan ikan”, terus memajukan pengolahan mutiara secara mendalam serta standardisasi formulasi, dan menyelenggarakan kegiatan pameran budaya, edukasi ilmiah, serta pertukaran pengetahuan melalui Museum Mutiara miliknya.
Pada 2025, Sistem Budi Daya Campuran Mutiara Air Tawar Deqing di Zhejiang diakui oleh Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO) sebagai Sistem Warisan Pertanian yang Penting Secara Global (Globally Important Agricultural Heritage System). Pengakuan ini membuka lebih banyak peluang pertukaran internasional untuk pelestarian dan pengembangan industri mutiara setempat.
Zhenbaiyin Raih Penghargaan: Mengembangkan Transformasi Modern Bahan Baku Tradisional
Zhenbaiyin, yang meraih Penghargaan Bahan Baku Inovatif, merupakan salah satu hasil penelitian OSM yang dilakukan secara berkelanjutan terhadap mutiara.
Perusahaan menyampaikan bahwa tim penelitian dan pengembangannya menyeleksi komponen aktif utama dari polipeptida mutiara dengan menggunakan teknologi ekstraksi biologis dan hidrolisis enzimatik terarah. Pendekatan ini mendorong transformasi bahan baku mutiara tradisional menjadi bahan aktif untuk produk perawatan kulit modern.
Saat ini, Zhenbaiyin telah digunakan dalam sejumlah produk, termasuk Gentle Brightening Serum, sehingga membentuk jalur penerapan yang menyeluruh dari penelitian bahan baku hingga penggunaannya dalam formulasi produk.
Selama konferensi tingkat tinggi tersebut, OSM juga memamerkan produk perawatan kulit berbahan mutiara, hasil penelitian ilmiah, dan budaya mutiara melalui stan pamerannya. Kegiatan ini memperkenalkan pemanfaatan mutiara Tiongkok dalam produk perawatan kulit kepada para pelaku industri internasional.
Satu Mutiara, Menghubungkan Kisah Tiongkok dengan Dialog Global
Dalam pidato utamanya yang berjudul The Chinese Story of One Pearl atau Kisah Tiongkok tentang Sebutir Mutiara, Yang Anquan mengawali pemaparannya dengan sejarah teknik budi daya mutiara di Deqing. Ia mengulas perjalanan Shen Zhirong dalam mengeksplorasi teknik budi daya mutiara air tawar buatan dan teknologi pengolahan mutiara secara mendalam sejak 1967, sekaligus membagikan hasil penelitian dan praktik yang telah dikembangkan oleh merek tersebut selama hampir 60 tahun.
Dalam pemaparannya, mutiara merepresentasikan filosofi Timur yang menghormati proses pertumbuhan alami dan menghargai akumulasi waktu. Dengan memanfaatkan platform internasional seperti INPD dan COSMETIC 360, OSM berharap dapat membantu lebih banyak orang memahami budaya mutiara Tiongkok serta kisah di balik merek-merek asal negara tersebut.
Mulai dari inovasi bahan baku hingga ekspresi budaya, keikutsertaan OSM di Paris menunjukkan praktik pengembangan merek Tiongkok yang bertumpu pada sumber daya lokal yang khas, mendorong inovasi melalui penelitian ilmiah yang konsisten, serta membangun dialog dengan para pelaku industri global.
Recent Comments