DAVIS, AS – Media OutReach Newswire – 9 Oktober 2026 – BINGXUE, merek minuman teh untuk pasar massal asal Shandong, telah membuka gerai pertamanya di Amerika Serikat, tepatnya di Davis, California. Setelah berekspansi ke Asia Tenggara, Asia Tengah, Afrika, dan berbagai pasar internasional lainnya, merek ini secara resmi memasuki Amerika Utara, menandai tonggak baru dalam ekspansi globalnya. Didukung investasi selama bertahun-tahun dalam pengembangan kemampuan rantai pasok, kepatuhan terhadap regulasi internasional, dan operasional gerai di luar negeri, BINGXUE terus mempercepat ekspansi internasionalnya sekaligus memperkenalkan minuman teh asal Tiongkok kepada konsumen di seluruh dunia.

Keterangan Foto: BINGXUE Buka Gerai Pertama di Amerika Serikat di Davis, California: Merek Minuman Teh untuk Pasar Massal Pertama dari Shandong yang Memasuki Amerika Utara

Pada 2 Oktober, BINGXUE secara resmi membuka gerai pertamanya di Amerika Serikat, tepatnya di Davis, California. Pembukaan tersebut menarik banyak pengunjung dan membuat gerai ramai dikunjungi sepanjang hari. Sejak gerai dibuka, sejumlah besar konsumen setempat berdatangan untuk mengenal merek tersebut dan mengantre demi mendapatkan produk favorit mereka. Antrean membentang lebih dari 50 meter di sepanjang jalan, menjadikan gerai tersebut daya tarik baru bagi konsumen di kawasan sekitarnya. Beberapa produk andalan berupa es krim lembut (soft serve) dan minuman terjual habis dalam waktu setengah hari, sementara jumlah pengunjung tetap tinggi sepanjang hari sehingga staf harus bekerja dengan kapasitas penuh untuk melayani pelanggan. Berdasarkan data gerai, lebih dari 1.000 minuman terjual pada hari pembukaan, dengan cepat menarik minat konsumen di pasar setempat. Gerai tersebut segera menjadi destinasi baru yang populer di Davis. Banyak warga setempat membagikan kunjungan mereka melalui media sosial sehingga menciptakan perbincangan luas di komunitas lokal.

Acara pembukaan resmi ini juga mendapat perhatian dan dukungan besar dari pemerintah setempat serta perwakilan dunia usaha. Wali Kota Davis, Donna Neville, hadir secara langsung dalam upacara pengguntingan pita bersama tim BINGXUE untuk menandai pembukaan resmi gerai pertama merek tersebut di Amerika Utara. Setelah upacara, Wali Kota Neville mengunjungi gerai untuk mempelajari lebih lanjut standar bahan baku, portofolio produk, dan rantai pasok global BINGXUE, serta mencicipi beberapa minuman teh andalannya. Minuman tersebut mendapat sambutan positif berkat kualitas dan cita rasanya yang menyegarkan. Hal ini semakin mempererat hubungan BINGXUE dengan masyarakat setempat sekaligus menegaskan kehadirannya yang kian berkembang di pasar tersebut. Interaksi yang hangat dan akrab selama acara turut mendekatkan merek ini dengan masyarakat setempat serta mendukung integrasinya yang lebih mendalam ke pasar Amerika Utara.

Perwakilan kamar dagang setempat juga menghadiri acara pembukaan untuk menyampaikan ucapan selamat kepada tim BINGXUE. Mereka terlibat dalam diskusi mendalam dengan pihak merek mengenai berbagai hal, termasuk operasional yang disesuaikan dengan pasar lokal, integrasi ke dalam komunitas bisnis setempat, dan peluang kolaborasi dengan masyarakat. Pengakuan dan sambutan positif dari komunitas bisnis setempat menjadi landasan yang kuat bagi BINGXUE untuk membangun kehadiran jangka panjang di California.

Pencapaian ini mencerminkan investasi jangka panjang merek tersebut dalam pengembangan rantai pasok, sistem kepatuhan terhadap regulasi, dan penyesuaian produk dengan pasar lokal. Meskipun gerai pertamanya di Amerika Serikat baru dibuka tahun ini, BINGXUE telah mulai mempersiapkan diri untuk memenuhi persyaratan Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (Food and Drug Administration/FDA) terkait bahan-bahan tertentu sejak tiga tahun lalu. Perencanaan rantai pasoknya bahkan telah dimulai lebih awal. Selama bertahun-tahun, perusahaan mempersiapkan bahan baku, sertifikasi, proses produksi, dan sistem kepatuhan untuk memenuhi kebutuhan pasar Amerika Serikat. Oleh karena itu, pembukaan gerai pertamanya merupakan hasil perencanaan jangka panjang, bukan sekadar uji coba pasar dalam waktu singkat.

Didirikan di Shandong pada 2014, BINGXUE memulai ekspansi internasionalnya pada 2023. Hanya dalam waktu tiga tahun, merek ini telah memasuki 18 negara dan wilayah, dengan lebih dari 5.000 gerai yang telah menandatangani kontrak di seluruh dunia. Dari jumlah tersebut, lebih dari 2.000 gerai berada di luar negeri dan lebih dari 1.500 di antaranya telah beroperasi. Sementara itu, tingkat penutupan gerai di luar negeri tetap di bawah 1 persen. Dari Asia Tenggara hingga Amerika Utara, BINGXUE terus memperluas jangkauan globalnya.

Strategi ekspansi global BINGXUE tidak dimulai hanya dengan membuka gerai di luar negeri. Strategi ini berawal dari pengembangan jangka panjang merek, rantai pasok, dan kemampuan memenuhi regulasi internasional. BINGXUE merupakan merek minuman teh asal Shandong pertama yang memasuki pasar Amerika Serikat. Kemampuannya membangun kehadiran di salah satu pasar konsumen paling kompetitif di dunia, dengan persyaratan masuk pasar yang ketat, menunjukkan kekuatan kemampuan bisnis dan operasional perusahaan secara keseluruhan.

Dari sisi produk, BINGXUE menawarkan portofolio beragam yang mencakup teh buah segar, teh susu, es krim lembut andalan, smoothie yoghurt, dan kategori produk lainnya untuk memenuhi berbagai selera serta kebutuhan konsumsi. Menurut riset Champ Consulting, produk es krim lembut rasa matcha dari BINGXUE menempati peringkat pertama dalam penjualan secara global.

Dari segi pengalaman gerai, format gerai baru BINGXUE 8.0 meningkatkan keterlibatan pelanggan melalui pendekatan yang mengoptimalkan pengalaman pancaindra dan estetika premium. Namun, perusahaan tetap mempertahankan struktur harga yang sama serta konsisten dengan posisinya sebagai merek yang menawarkan “pengalaman premium dengan harga terjangkau”. Pemilihan Davis sebagai lokasi gerai pertama di Amerika Serikat bukan sekadar penerapan ulang model bisnis domestik, melainkan keputusan yang mempertimbangkan ekosistem universitas dan basis konsumen muda di kota tersebut, dengan didukung berbagai penyesuaian sesuai kondisi lokal.

Banyak orang mungkin bertanya mengapa BINGXUE memilih Davis, bukan kota besar seperti Los Angeles atau San Francisco, sebagai lokasi gerai pertamanya di Amerika Serikat. Jawabannya terletak pada karakter kota itu sendiri.

Davis merupakan salah satu tempat lahirnya gerakan “Farm-to-Fork” di Amerika Serikat, yang menempatkan bahan pangan lokal dan pertanian berkelanjutan sebagai bagian penting dari kehidupan sehari-hari. University of California, Davis (UC Davis) secara konsisten diakui sebagai salah satu institusi terkemuka di bidang pertanian dan ilmu pangan. Perhatian besar terhadap kualitas dan asal-usul bahan baku ini sangat selaras dengan konsep BINGXUE, yaitu “Global Flavors Season”, yang mengeksplorasi daerah asal bahan baku dan cita rasa lokal.

Sebagai kota universitas yang khas, Davis memiliki populasi mahasiswa dan komunitas yang terafiliasi dengan universitas dalam jumlah besar. Masyarakatnya yang beragam dan berpikiran terbuka juga menyediakan basis konsumen yang potensial bagi minuman teh bergaya modern. Alih-alih bersaing memperebutkan pengunjung di pasar metropolitan besar, BINGXUE memilih menempatkan gerai pertamanya dekat dengan konsumen yang menghargai kualitas bahan baku dan bersedia mencoba produk baru. Di tengah persaingan pasar minuman teh yang ketat di Davis, merek ini juga membedakan diri melalui harga yang terjangkau dan cita rasa khas yang sesuai dengan selera konsumen setempat.

Keberhasilan ekspansi internasional bagi merek minuman teh tidak hanya bergantung pada operasional gerai. Ekspansi tersebut membutuhkan sistem terintegrasi yang mencakup bahan baku, produksi, sertifikasi, pergudangan, logistik, dan pelatihan. BINGXUE telah mendirikan pabriknya sendiri sejak 2018. Pada Agustus 2026, BINGXUE Industrial Park resmi dibuka di Qihe, Shandong, dengan total investasi sebesar RMB 660 juta. Kawasan industri ini mengintegrasikan kegiatan manufaktur, penelitian dan pengembangan (R&D), pelatihan, serta operasional rantai pasok.

Kawasan industri tersebut mencakup fasilitas produksi untuk berbagai kategori produk utama, seperti minuman bubuk, jus dan selai, teh, serta produk susu. Fasilitas ini didukung oleh pusat R&D dan sistem pelatihan bisnis. Secara keseluruhan, berbagai kemampuan tersebut membentuk rantai terintegrasi yang mencakup produksi bahan baku, pengembangan produk, pelatihan staf, pergudangan, logistik, hingga operasional gerai. Saat ini, lebih dari 80 persen bahan baku BINGXUE dipasok oleh pabrik milik perusahaan sendiri.

Perusahaan juga telah membangun jaringan logistik tiga tingkat yang terdiri atas gudang pusat, gudang regional, dan gudang mitra. Jaringan ini mendukung gerai-gerai di seluruh dunia melalui sistem pergudangan domestik, gudang di luar negeri, serta produksi lokal.

Sementara itu, untuk memenuhi persyaratan keamanan pangan dan produksi di berbagai negara dan wilayah, BINGXUE terus memperkuat kemampuannya dalam memenuhi regulasi internasional. Perusahaan ini telah memperoleh enam sertifikasi internasional beserta kualifikasi terkait, termasuk sertifikasi Halal, ISO 22000, HACCP, serta sertifikasi dan persetujuan terkait FDA. Mulai dari pabrik hingga gudang di luar negeri, serta dari sertifikasi bahan baku hingga pelatihan operasional gerai, BINGXUE secara bertahap mengubah investasi industri yang telah dilakukan selama bertahun-tahun menjadi kemampuan operasional di pasar internasional.

Bagi BINGXUE, ekspansi internasional juga berarti membangun rantai pasok yang mampu mendukung operasional di berbagai pasar. Perusahaan mengambil pendekatan yang lebih intensif dalam investasi aset, dengan membangun infrastruktur dan kemampuan yang dibutuhkan untuk mendukung ekspansinya ke pasar Amerika Serikat.

Gerai pertama di Amerika Serikat hanyalah permulaan. Lokasi gerai kedua di negara tersebut saat ini sedang dalam tahap pengembangan dan diperkirakan akan dibuka di Oxnard Boulevard, California. Seperti yang disampaikan Jiang Huabei, pendiri sekaligus manajer umum BINGXUE, “Pasar luar negeri menawarkan ruang pertumbuhan yang lebih besar dibandingkan pasar domestik. Jika Anda memutuskan untuk memasukinya, tujuannya tidak boleh sekadar mencoba peruntungan, melainkan membangun bisnis untuk jangka panjang, mengembangkan pasar secara menyeluruh, dan memenuhi kebutuhan konsumen yang belum terpenuhi.”

Ke depannya, BINGXUE akan terus mengandalkan kemampuan rantai pasoknya, berfokus pada pengembangan produk, dan memperkuat operasional lokal seiring dengan upayanya mencapai target 10.000 gerai di seluruh dunia dalam tiga tahun. Dengan memasuki Amerika Utara, BINGXUE membawa minuman teh asal Tiongkok kepada lebih banyak konsumen di seluruh dunia sekaligus membuka babak baru dalam ekspansi internasional budaya teh Tiongkok.