KUALA LUMPUR, MALAYSIA – Media OutReach Newswire – 8 Oktober 2026 – Dhaya Maju Infrastructure (Asia) Sdn. Berhad (DMIA), perusahaan teknik infrastruktur dan mobilitas asal Malaysia, menandai perjalanan lebih dari tiga dekade dalam mengerjakan berbagai proyek infrastruktur kompleks di seluruh negeri.

Keterangan Foto: Direktur Eksekutif Grup Dhaya Maju Infrastructure (Asia) Sdn. Berhad, Datuk Seri (Dr.) Subramaniam Pillai, mewakili perusahaan dalam ACES Awards 2026, di mana DMIA diakui sebagai pemenang kategori Industry Champions of the Year, yang memberikan apresiasi atas kepemimpinan perusahaan, keunggulan, dan praktik bisnis berkelanjutan.

Perjalanan DMIA bermula dari bidang properti dan pembangunan gedung bertingkat tinggi, dengan mengerjakan proyek untuk sekitar 2.000 rumah tangga, sebelum berkembang menjadi perusahaan yang berfokus pada teknik infrastruktur dan mobilitas. Saat ini, portofolionya mencakup perkeretaapian, jalan raya, sistem transportasi, infrastruktur kelistrikan, serta energi berkelanjutan.

DMIA telah berkontribusi pada sejumlah proyek yang memiliki arti penting secara nasional. Dalam proyek Jalan Raya Pan Borneo di Sarawak, pekerjaannya memperkuat konektivitas antara wilayah pedalaman dan pusat-pusat perkotaan, sehingga meningkatkan mobilitas dan aktivitas ekonomi di seluruh Malaysia Timur. Dalam program perkeretaapian Klang Valley Double Track (KVDT), DMIA mengerjakan pekerjaan jalur rel, persinyalan, dan telekomunikasi sepanjang sekitar 256 kilometer jalur dan 110 kilometer rute, yang membantu mempersiapkan jalur tersebut untuk layanan Kereta Api Listrik (Electric Train Service/ETS) sebagai bagian dari jaringan perkeretaapian Semenanjung Malaysia yang membentang sekitar 1.000 kilometer dari Thailand hingga Singapura.

Perusahaan ini juga telah menangani pekerjaan yang lebih kompleks secara teknis, termasuk sebagai bagian dari konsorsium yang melakukan peningkatan sistem Aerotrain pertama Malaysia di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA). Proyek tersebut menunjukkan kemampuan DMIA dalam mengelola proyek-proyek menantang yang melibatkan berbagai aspek teknis yang saling terkait serta pemangku kepentingan yang beragam.

Ke depan, DMIA memperluas bisnisnya ke sektor energi hijau dan berkelanjutan, termasuk pembangkit listrik tenaga surya berskala besar dan sistem penyimpanan energi baterai pintar. Langkah tersebut mencerminkan ambisi perusahaan untuk mendukung konektivitas sekaligus membantu transisi Malaysia menuju masa depan yang lebih berkelanjutan.

“Infrastruktur adalah tentang manusia,” ujar juru bicara DMIA. “Jalan menghubungkan masyarakat, kereta api menghubungkan kota, bandara menghubungkan negara, dan energi menghubungkan perekonomian. Saat memasuki babak berikutnya, kami tetap berkomitmen untuk memadukan infrastruktur, mobilitas, teknologi, dan keberlanjutan guna menciptakan dampak jangka panjang bagi masyarakat Malaysia.”

DMIA siap menghadapi masa depan—menghubungkan berbagai tempat, peluang, dan masyarakat, sekaligus berambisi menjadi pelopor dalam membangun infrastruktur masa depan.